Ini adalah tempat yang
menjadi simbol perlawanan rakyat jambi melawan penjajahan belanda, Tugu Juang.
----
Hai sobat sebagaimana yang
kita ketahui, Banyak tempat di Indonesia, menjadi tempat bersejarah dalam
melawan penjajahan di waktu lampau, termasuk di Jambi. Tugu Juang, merupakan
bangunan yang dibuat untuk mengenang perlawanan rakyat jambi terhadap penjajah.
Tugu Juang dibangun dengan bentuk yang terdiri dari tiang bambu yang berjumlah
5 buah, setinggi 17 meter termasuk dengan patung pejuang.
Pada bagian dasar tugu
juang berbentuk kolam hias persegi delapan, titik tertiggi monumen tugu juang
setinggi 1945 cm, di hitung dari lantai kolam hias sampai dengan ujung lancip
bambu runcing. Taman Tugu Juang ini berluas 4.836 M persegi.
Tugu Juang Jambi ini
didirikan pada tanggal 29 Desember tahun 1949 dan diresmikan tanggal 6 Januari
1984 oleh Bapak Masykhun Sofwan selaku Gubenur Jambi.
Terlihat pada puncak tugu
ini, berdiri patung pejuang di atas 5 batang bambu yang posisinya siap sedia untuk
berjuang, melawan serta mengusir penjajah dengan bambu runcing dan keris di
pinggang.
Tiangnya ada lima sebagai simbol dasar Pancasila,
dibuat juga pakaian pejuang yang sangat sederhana, berupa celana dan kain
sarung, dimana fungsi kain sarung tersebut digunakan untuk membawa perbekalan
serta selimut tubuh, yang terpenting digunakan untuk sholat lima waktu.
Pada bagian dasar tugu ini
ada relief yang terdiri dari 5 bagian, yang pada masing-masing bagian
menggambarkan kegiatan maupun peristiwa pertempuran.
Nah sobat, perlu diketahui
juga bagi kita sebagai generasi hari ini, bahwa perjuangan disini yakni pada masa
Agresi Militer II, tepatnya pada tanggal 29 Desember 1948. Simpang Tiga Sipin
diserang oleh pasukan tentara Belanda dari dua arah, yaitu Simpang Kawat dan
Payo Sigadung. Pasukan TNI dibawah komando Sersan Abu Bakar dan Laskara Napindo
dibawah pimpinan Sastro Suwandi melakukan perlawanan. Rakyat Jambi berjibaku
mempertahankan tanah Jambi agar tidak jatuh ke tangan Belanda. Dalam pertempuran
sengit ini, beberapa tokoh gugur di medan perang.
Kini Tugu Juang telah diresmikan
menjadi objek wisata sejarah. Peresmian tersebut dilakuka oleh Pemerintah
Provinsi Jambi pada tanggal 4 Januari 2020, melalui sebuah upacara peringatan. Selain
sebagai objek wisata, keberadaan Tugu Juang juga diharapkan dapat menguatkan
rasa cinta Tanah Air di hati masyarakat, khususnya anak muda.
Tugu Juang menjadi bukti
bahwa merebut dan mempertahankan kemerdekaan bukanlah hal yang mudah. Para
pejuang rela mengorbankan jiwa dan raga demi Tanah Air tercinta.
BERKUNJUNG KE TUGU JUANG
Buat sobat yang mau
berkunjung ke sini, Tugu Juang terletak di kawasan Simpang Tiga Sipin, tepatnya
di Jalan HOS. Cokroaminoto No. 4, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Berkunjung
ke Tugu Juang tidak membutuhkan tiket masuk. Kawasan ini dibuka untuk umum
selama 24 jam. sobat bisa bersantai di taman sekitar monumen saat pagi dan sore,
atau mau jogging juga bisa karena sudah disiapkan track jogingnya.
Sedangkan pada malam hari,
di sekeliling Tugu Juang banyak terdapat tempat kuliner mulai dari jajanan
hingga kedai kopi keninian.
Oke sobat, demikian cerita-cerita kita tentang tugu juang. Semoga sobat
berkesempatan untuk berkunjung dan mempelajari sejarah jambi lebih dalam lagi.
Sampai jumpa di video lain…