Kamis, 21 Februari 2013

Budayakan Disiplin

Via Twitter @yudhi_pst



1. Aku hrs bs tdk memaklumi atas ketidakdisiplinan ku.

2. Memaklumi atas keterlambatan tuk hadir dlm setiap agenda. Kdg sempat terucap "mungkin yg lain jg telat"

3. Kata2 tsb memulai tuk memaklumi ketidakdisiplinan. Seandainya smw org berpiran spt itu, gmn jadinya?

4. Kata2 tersebut muncul dikarenakan mungkin pernah datang tepat waktu, akan tetapi tmn yg lain tdk bs tepat waktu, akhirnya menunggu.

5. Sehingga utk pertemuan selanjutnya, ia tdk mau berusaha dtg tepat waktu. Dg berpikiran, mungkin yg lain jg terlambat lagi.

6. Komitmenlah tuk dtg tepat waktu, jgn berleha2, bersantai ria ketika telah tau dg pasti jadwal sebuah pertemuan.

7. Tetaplah konsisten tuk dtg tepat waktu, meskipun temen2 yg lain selalu terlambat.

8. Rapat telat, liqo telat, acara telat. Apakah sampai hrs temen2 mu membuat pemakluman thd mu yg selalu telat. Malu euy....

9. Temen2mu memaklumi bknnya ikhlas hrs menunggumu, mungkin geram thd mu yg selalu terlambat.

10. Engkau mungkin hny bisa dtg tepat waktu ketika engkau yg mengundangnya, krn engkau yg punya agenda. Klo msh jg telat, sungguh terlalu.

11. Akan tetapi ketika engkau yg diundang, kembali engkau santai tuk dtg lebih cepat shg telat lah yg terjadi.

12. Mungkin engkau baru bergegas beres2 tuk berangkat pas diwaktu undangan pertemuan disepakati. ya pasti telatlah sampai di tempat.

13. Undangan pertemuan jam 14.00 tp engkau baru berangkat dr rumah jam segitu. Bkn on time namanya tuh....

14. Apa salahnya sih, ketika engkau datang sebelum waktu yg disepakati tuk pertemuan di mulai? Shg engkau bs on time di tempat pertemuan.

15. Datang telat zholim terhadap temen2 yg sdh datang dahuluan. Engkau zholim thd mrk, ditambh ketika dtg telat dg rasa tdk bersalah.huft

16. Datang telat membuat terganggunya agenda yg akan diadakan. Menjadi molor waktu dikarenakan hrs menunggu yg belum datang.

17. Datang telat membuat tdk efektifnya agenda yg akan dilaksanakan.

18. Datang telat membuat mood berkurang, karena kelamaan nunggu shg menyebabkan rasa bosan...

19. Ketidakdisiplinan tuk dtg tepat waktu hrs dihilangkan. Hrgai diri sendiri, hormati teman2 yg lain....

20. Ketidakdisiplinan yg lain yakni tidak tepat janji. Banyak berjanji, banyak pula yg diingkari dan tdk ditepati.

21. Janganlah sampai menjadi ahli janji ketika engkau jg akan menjadi ahli ingkar janji.

22. Sedikit sedikit janji | sedikit-sedikit ingkar.

23. Ketidakdisiplinan yg lain lg, tdk mau memberikan konfirmasi atas datang telat, tdk bs tepat janji.

24. Konfirmasi mungkin hal kecil, tp itu penting. Krn ia menunjukan komitmen mu....

25. Konfirmasi, bs memberikan kejelasan thd org yg menunggu kita atau yg sdh berjanji dg kita....

25. Org yg menunggu akan jelas sampai kpn ia menunggu, setidaknya ia jelas dg sebuah konfirmasi.

27. Konfirmasi membuat jelas bg org yg kita sdh berjanji kpd nya. Utk tetap menunggu atau merelakan atas hambatan yg sedang dialami.

28. Yg salah tu mau memberikan konfirmasi ketika jelas apa hambatannya, tanpa konfirmasi ketika tdk punya alasan, jd takut bohong....ohhh

29. Kedisiplinan harus dibiasakan | supaya tidak memaklumi ketidakdisiplinan diri sendiri.

30. Kedisiplinan harus dipaksakan | supaya dia jadi sebuah kebiasaan.

31. Kedisiplinan harus dibiasakan | agar ketidakdisiplinan tdk menjadi budaya.

32. Sholat saja bisa ontime | masak datang rapat, liqo, acara gak bisa on time.

33. Sholat 5 waktu aja bs jd kebiasaan | masak dtg tepat waktu, tepat janji gk ns jadi kebiasaan. -

34. Rasanya ingin kubuat sebuah tema begini datang tepat waktu niatkan sbg ibadah (menunjukan kita tepat janji).

35. (lanjut) datang telat dg konfirmasi zholim (krn ia telah membuat yg lain menunggu) --

36 (lanjut) tidak datang tidak konfirmasi maksiat (krn ia tdk menjdi org yg tepat janji)

36. Wallahu a'lam, hnya sharing sj ttg ketidakdisiplinan yg mungkin akupun selalu melakukannya. Astaghfirullahal 'azhim

Jambi, 21 Februari 2012

Jum'at Full Barakah

Via Twitter @yudhi_Pst

yudhi_pst
·         1. Hari jumat yang barakah sekarang dilencengkan menjadi hari yang keramat, misteri, menyeramkan. Padahal ini kan hari rayanya umat muslim

2. Di mulai dengan malam jumat, media, film2 menampilkan film2 yang bermuatan misteri, ghaib, setan, hantu. Mungkin ini hanya di indonesia y

3. Hal tersebut sgt mempengaruhi alam bawah sadar seseorang, menjadi ada rasa serem tersendiri ketika malam jumat datang.

4. Apalagi menonton film2 tsb dimulai dari kecil. Hal misteri, menyeramkan ttg malam jumat sdh tertanam dlm dirinya sampai besar

5. Sy gak tau apa sejarahnya knp malam jumat dijadikan malam yg menyeramkan bg sebagian orang.

6. Yang pasti ilusi malam jumat yg menyeramkan telah mempengaruhi alam bawah sadar sebagian orang.

7. berhasil Mengalihkan malam jumat yg full barakah menjadi malam yg penug misteri dan menyeramkan dg hal2 yg ghoib.

8. Ini akibat dari membiasakan sebuah tradisi yg belum jelas dalil dan sumbernya. Sehingga menjadi pemikiran yg salah.

9. Sebuah konspirasi yg mencoba mengalihkan pandangan umat muslim awam. Yg seharusnya menyambut jumat dg senang, diganti dg ketakutan.

10. Ia sedikit berhasil, krn misi ini didukung media televisi yg bs langsung terekam alam bawah sadar seseorang. Dan jg media2 yg lain.

11. Misal ia tlah terpengaruh dg cekokan media mengenai mlm jumat yg misteri itu spt masih terbersit rasa takut ketika keluar pada mlm jumat

12. fenomena malam jumat yg barakah terdeviasi oleh nilai2 ghaib.

13. Jumat adalah hari rayanya umat muslim dalam sepekan ini. Ia hari yg penuh keberkahan...

14. Oleh karena itu rasulullah pum banyak melakukan ibadah yg terbaik drpada hari2 yang lain.

15. Dan menjadi sunnah bagi umatnya, ketika ingin mengikuti beliau dengan amalan2 ibadah spt yg dicontohkan rasulullah.

16. Diantara sunnah yang dilakukan pada hari jum'at yakni : memperbanyak Sholawat. “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah..

17. hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata:..

18. ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk...

19. memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)

20. Sunnah Jumat lainnya, Mandi Jum'at. “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhori dan Muslim).

21. Menggunakan Minyak Wangi. “Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi ...

22. kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu sholat sesuai yang ditentukan baginya dan ketika imam...

23. memulai khotbah,ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya.”(HR. Bukhari dan Muslim)

24. Bersegera menuju Masjid.Anas bin Malik berkata,“Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat & tidur siang setelah sholat Jumat.”(HR. Bukhari)

25. Membaca Surat Al-Kahfi. “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.”

26. Kemudian Kenapa hari Jum'at itu menjadi utama dibandingkan hari yang lain?

27. Hari Jumat merupakan hari raya tiap pekan. “Sesungguhnya, hari Jumat adalah hari raya. Karena itu, janganlah kalian jadikan hari raya...

28. ... kalian ini sebagai hari untuk berpuasa, kecuali jika kalian berpuasa sebelum atau sesudah hari Jumat.” (H.r. Ahmad dan Hakim)

29. Hari Jumat merupakan “yaumul mazid” (hari tambahan) bagi penduduk surga. Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu; bahwa Nabi bersabda :

30. Jibril pernah mendatangiku, dan di tangannya ada sesuatu seperti kaca putih. Di dalam kaca itu, ada titik hitam. Aku pun bertanya..

31. ..“Wahai Jibril, ini apa?” Beliau menjawab, “Ini hari Jumat.” Saya bertanya lagi, “Apa maksudnya hari Jumat?” Jibril mengatakan,...

32. “Kalian mendapatkan kebaikan di dalamnya.” Saya bertanya, “Apa yang kami peroleh di hari Jumat?” Beliau menjawab, “Hari jumat menjadi..

33. hari raya bagimu dan bagi kaummu setelahmu. Sementara, orang Yahudi dan Nasrani mengikutimu (hari raya Sabtu–Ahad).” Aku bertanya,..

34. “Apa lagi yang kami peroleh di hari Jumat?” Beliau menjawab, “Di dalamnya, ada satu kesempatan waktu; jika ada seorang hamba muslim..

35. berdoa bertepatan dengan waktu tersebut, untuk urusan dunia serta akhiratnya, dan itu menjadi jatahnya di dunia, maka pasti Allah ...

35. kabulkan doanya. Jika itu bukan jatahnya maka Allah simpan untuknya dengan wujud yang lebih baik dari perkara yang dia minta, atau dia..

36. dilindungi dan dihindarkan dari keburukan yang ditakdirkan untuk menimpanya, yang nilainya lebih besar dibandingkan doanya.” Aku...

37. bertanya lagi, “Apa titik hitam ini?” Jibril menjawab, “Ini adalah kiamat, yang akan terjadi di hari Jumat. Hari ini merupakan pemimpin

38. hari yang lain menurut kami. Kami menyebutnya sebagai “yaumul mazid”, hari tambahan pada hari kiamat.” Aku bertanya, “Apa sebabnya?”..

39. Jibril menjawab, “Karena Rabbmu, Allah, menjadikan satu lembah dari minyak wangi putih. Apabila hari Jumat datang, Dia Dzat yang..

40. Mahasuci turun dari illiyin di atas kursi-Nya. Kemudian, kursi itu dikelilingi emas yang dihiasi dengan berbagai perhiasan. Kemudian,..

41. datanglah para nabi, dan mereka duduk di atas mimbar tersebut. Kemudian, datanglah para penghuni surga dari kamar mereka, lalu duduk..

42. di atas bukit pasir. Kemudian, Rabbmu, Allah, Dzat yang Mahasuci lagi Mahatinggi, menampakkan diri-Nya kepada mereka, dan berfirman,..

43. “Mintalah, pasti Aku beri kalian!” Maka mereka meminta ridha-Nya. Allah pun berfirman, “Ridha-Ku adalah Aku halalkan untuk kalian ...

44. rumah-Ku, dan Aku jadikan kalian berkumpul di kursi-kursi-Ku. Karena itu, mintalah, pasti Aku beri!” Mereka pun meminta kepada-Nya.

45. Kemudian Allah bersaksi kepada mereka bahwa Allah telah meridhai mereka. Akhirnya, dibukakanlah sesuatu untuk mereka, yang belum...

46. pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati seseorang. Dan itu terjadi selama kegiatan..

47. kalian di hari jumat …. sehingga tidak ada yang lebih mereka nantikan, melebihi hari Jumat, agar mereka bisa semakin sering melihat ..

48. Rabb mereka dan mendapatkan tambahan kenikmatan dari-Nya.” (H.r. Ibnu Abi Syaibah, Thabrani dalam Al-Ausath, Abu Ya’la dalam Al-Musnad,.

49. dan statusnya hasan atau sahih, sebagaimana keterangan Abdul Quddus Muhammad Nadzir)

50. Terlarangnya puasa jika dilakukan pada hari Jumat saja. > “Janganlah kalian berpuasa pada hari Jumat, kecuali jika telah berpuasa ..

51. sehari sebelumnya atau akan puasa sehari setelahnya.” (H.r. Bukhari dan Muslim)

52. Di hari jumat terdapat satu waktu yang mustajab. > “Di hari Jumat, ada satu waktu, apabila ada seorang muslim melakukan shalat dan ...

53. dia memohon sesuatu kepada Allah, pasti Allah beri.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berisyarat dengan tangannya untuk menunjukkan ..

54. bahwa waktu itu hanya sebentar. (H.r. Bukhari dan Muslim)

55. Kiamat terjadi di Hari Jum'at. > “Hari terbaik saat matahari terbit adalah hari Jumat. Di hari itu, Adam diciptakan; di hari itu, Adam..

55. Kiamat terjadi di Hari Jum'at. > “Hari terbaik saat matahari terbit adalah hari Jumat. Di hari itu, Adam diciptakan; di hari itu, Adam..

56. dimasukkan ke surga; di hari itu pula, Adam dikeluarkan dari surga; dan kiamat tidak akan terjadi kecuali di hari Jumat.”..

56. dimasukkan ke surga; di hari itu pula, Adam dikeluarkan dari surga; dan kiamat tidak akan terjadi kecuali di hari Jumat.”..

57. (H.r. Muslim, Ahmad, dan Turmudzi)

58. Orang yang meninggal di hari Jumat akan dilindungi dari fitnah (ujian) alam kubur. > “Tidaklah seorang muslim yang meninggal di hari..

59. Jumat atau malam Jumat, kecuali Allah akan lindungi dirinya dari fitnah (ujian) alam kubur.”

60. (H.r. Ahmad; dinilai sahih oleh Ahmad Syakir serta Al-Albani)

Jambi, 22 februari 2013

Rabu, 13 Februari 2013

Budaya Muslim yang agung vs Budaya barat yang murahan.


Budaya muslim lahir dari perintah Al-Qur'an dan Assunnah | Budaya Barat? Nafsu Manusia 

Budaya muslim menghasilkan ketentraman, kedamaian, keamanan | Budaya barat? Rusak !

Budaya seorang muslim mengarahkan pada jalan yang lurus | budaya Barat? Sesat

Budaya seorang muslim datang dari pemikiran yang bersumber pada Al-Quran dan As-sunnah| Valentine? Liberal !

Mengenakan Jilbab (menutup Aurat) adalah budaya seorang muslim sebagai bentuk ketaatan terhadap Allah | Valentine? Budaya Barat.!

Shalat 5 waktu tepat pada waktunya, Muslim | Valentine? barat !

Mengikuti budaya yang berasal dari islam, sebuah kewajiban | mengikuti valentine? Kesesatan !

Cinta seorang muslim didasarkan atas kecintaan yang paling tinggi terhadap Allah | valentine? Nafsu !

Cinta yang didasarkan kepada kecintaan terhadap Allah bersifat abadi | Valentine? Sesa'at !

Cinta yang didasarkan atas kecintaan terhadap Allah menghasilkan kemuliaan | Valentine? Kehinaan !

Pembuktian cinta seorang muslim akan menghasilkan cinta yang lebih tinggi | Valentine, Amoral !

Jambi, 14 Februari 2013
Yudhi Prasetyo

ITJ Jambi Gelar Aksi Peduli Jilbab



Jambi, 13 Februari 2013 Puluhan  muslimah yang tergabung dalam Aliansi Muslimah Jambi Peduli Aurat melakukan aksi simpatik di simpang empat Bank Indonesia Telanai Pura. Aliansi yang terdiri dari Muslimah FPRJ Kota Jambi, KAMMI Jambi, Indonesia Tanpa JIL Chapter Jambi dan FSLDK Jambi ini melakukan aksi simpatik dalam rangka hari gerakan menutup aurat Internasional untuk menghimbau kepada masyarakat jambi supaya menutup aurat sebagaimana yang di anjurkan oleh syariat Islam.

Masalah-masalah yang sering dialami oleh seorang wanita seperti pelecehan seksual, pemerkosaan pada awalnya dikarenakan para wanita tersebut mengumbar auratnya sehingga hal tersebut menjadikan adanya niat yang tidak baik dari para lelaki. Oleh karena itu pada dasarnya menutup aurat itu merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan bagi setiap muslim.  “Menutup aurat merupakan sebuah kewajiban bukan sebuah pilihan, karena perintah tersebut terdapat di dalam Al-Qur’an Kitab suci umat muslim” Kata ima Korlap Aksi.

Terpengaruhnya generasi muda oleh budaya barat menyebabkan mereka melupakan sebuah aturan yang jelas-jelas terdapat dalam aturan agamanya. Budaya valentine’s day merupakan salah satu budaya barat yang secara sejarahnya saja sesungguhnya ia bertentangan dengan budaya islam sendiri, akan tetapi kini muslimah lebih memilih dan menyukai dengan budaya valentines day tersebut dibandingkan dengan menutup aurat.

Pengaruh-pengaruh pemikiran yang tidak benar sehiingga menjauhkan generasi muslim saat ini telah banyak berada di sekitar kita. “Salah satu pemikiran yangmenjauhkan generasi muslim dengan islamnya yakni pemikiran yang sedang dilancarkan oleh kelompok Jaringan Islam Liberal” kata ima yang juga merupakan aktifis Indonesia Tanpa JIL. “Kelompok JIL itu sekarang lebih mengarahkan generasi muda saat ini kepada untuk merayakan Valentine’s day dan menolak kewajiban berjilbab atas muslimah” Tambahnya.
Ima mengatakan “selain itu, valentines day sekarang bukan hanya sekedar tukar-tukaran cokelat akan tetapi sudah pada perbuatan-perbuatn amoral yang tidak pantas dilakukan oleh generasi muslim seperti free sex, pesta narkoba, miras dan lain” “dan itu semua dikarenakan pada awalnya terpengaruh oleh hasil pemikiran-pemikiran kaum JIL”Pungkasnya.

Peran pemerintah juga sangat diharapkan untuk melindungi generasi muslim saat ini dari perbuatan-perbuatan amoral yang terjadi pada generasi saat ini terutama pelajar. “Kami sangat mendukung sekali ketika pemerintah daerah membuat sebuah perda yang mengatur tentang menutup aurat bagi muslimah-muslimah jambi” Kata Herlina BKM KAMMI. “setidaknya ada langkah-langkah konkret dari pemerintah daerah untuk melindungi para wanita yakni dengan kewajiban menutup aurat, atau bias dimulai terlebih dahulu dari mewajibkan mengenakan pakaian muslimah di sekolah ataupun para pegawai negerinya” tandasnya.

Jambi, 13 Februari 2013
Yudhi Prasetyo

Jumat, 08 Februari 2013

Yakinlah bahwa JILBAB itu adalah WAJIB

Hanya orang-orang islam lah yang meyakini bahwa mengenakan Jilbab (menutup aurat) itu adalah wajib bagi perempuan karena itu merupakan perintah langsung yang diberikan oleh Allah SWT.

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)

Sehingga jelas bahwa mau tidak mau, siap atau belum siap bagi seorang wanita muslim harus meyakini hal ini terlebih dahulu bahwa memakai jilbab adalah sebuah KEWAJIBAN. Apakah kamu Muslim? Maka yakinilah bahwa Jilbab itu adalah wajib.

Sedangkan bagi orang non islam, mereka tidak meyakini bahwa mengenakan jilbab bagi wanita itu adalah sebuah kewajiban. Yaa bagaimana mau meyakini tentang perintah mengenakan jilbab, lha wong Al-Qur’an saja mereka tidak mau mengimaninya. Apakah kita juga akan mengikuti pemikiran mereka??? Ooh, pasti tidak mungkin mau untuk mengikuti mereka yang jelas-jelas sesat.

Kemudian, bagi orang-orang islam tapi yang memiliki pemikiran Liberal juga tidak mau meyakini bahwa mengenakan jilbab itu adalah wajib. Mereka orang-orang JIL banyak alasan untuk melencengkan keyakinan umat islam mengenai kewajiban berjilbab. Sebagai contoh yeperti yang dikatakan seorang aktifis JIL Musda Mulia yang menafsirkan secara liberal dari ayat tersebut. Dia Berkata
Jika teks-teks tentang jilbab tersebut dibaca dalam konteks sekarang, terlihat bahwa perempuan tidak perlu lagi memakai jilbab hanya sekadar agar mereka dikenali, atau mereka dibedakan dari perempuan yang berstatus budak, atau agar mereka tidak diganggu laki-laki jahat. Di masa sekarang, tidak ada lagi perbudakan, dan busana bukan ukuran untuk menetapkan identitas seseorang,” tandasnya nyleneh.
Tampak sekali bahwa penafsiran dia hanya sebatas logika saja yang diliputi pada hawa nafsu semata. Begitulah memang kaum JIL yang seenak perutnya sendiri dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an. Mereka mencoba untuk mengkaburkan pemahaman umat muslim mengenai hal-hal yang paling mendasar dari islam, sehingga lama-kelamaan tujuan mereka untuk menjauhkan umat muslim dari islamnya benar-benar tercapai.

Padahal Ibnu Katsir mengatakan bahwa jilbab bertujuan bukan hanya untuk membedakan dengan budak, bahkan dengan wanita jahiliyah.Sehingga orang yang tidak berjilbab malah kembali ke zaman jahiliyah. Yang dimaksud zaman jahiliyah adalah masa sebelum diutusnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Disebut jahiliyah karena berada dalam zaman penuh kebodohan dan kesesatan sebagaimana disebutkan dalam kamus Al Mu’jam Al Wasith.

Lalu siapakah yang patut kita percaya menjadi rujukan dalam penafsiran ayat tersebut. Apakah mufatsir Ibnu Katsir yang ilmunya tidak diragukan lagi terutama dalam tafsir Qur’an, ataukah seorang Profesor Musda Mulia yang hanya menggunakan logika dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an?

Jikalau mau dikatakan bahwa wanita Muslimah tidak butuh identitas jilbab lagi untuk saat ini. Maka jawabnya, justru sangat butuh. Karena dengan jilbab seorang wanita lebih mudah dikenal, ia muslim ataukah bukan. Bahkan lebih mudah dikenal ia wanita baik-baik ataukah wanita nakal melalui jilbabnya.

Kamu muslim? Maka kamu harus yakini terlebih dahulu bahwa berjilbab itu adalah wajib, karena itu adalah perintah Allah. Allah yang menciptakanmu, Allah yang telah memberikan kamu banyak nikmat meskipun kamu jarang bersyukur. Allah lah yang berhak mengatur kamu, karena dia lah yang menciptakanmu. Sekarang Dia menyuruhmu untuk mengenakan Jilbab lalu bagaimana sikapmu?

Saya hanya mengharapkan engkau bisa meyakini terlebih dahulu bahwa Jilbab itu wajib engkau kenakan. Itu saja dulu. Mengenai engkau belum siap, gak apa-apa, untuk saat ini mungkin karena dengan alasan engkau belum siap. Mudah-mudahan dalam waktu dekat engkau siap untuk mengenakan jilbab dan menunaikan kewajibanmu dalam menjalankan perintah menggunakan Jilbab.

Mari jadikan momentum gerakan menutup Aurat sebagai momentum pula bagi kita untuk komitmen menutup aurat hari ini atau esok sampai seterusnya kita istiqomah dalam menutup Aurat.

.: Salam Perubahan :.

Jambi, 09 Februari 2013
Yudhi Prasetyo

Selasa, 05 Februari 2013

Teruntuk saudaraku yang perempuan....


Sesungguhnya hamil sebelum menikah bukanlah sebuah yang biasa-biasa saja saat ini.
Dia adalah dosa yang diawali dengan Zina..
Adalah zina yang merupakan dosa besar, dosa yang bisa membawamu kepada adzab yang besar pula lagi pedih.

Sesungguhnya Itu adalah AIB, aib bagi dirimu maupun bagi keluarga besarmu.
Adalah sebuah kemurkaan Allah bagimu, karena engkau telah melakukan sebuah dosa besar yang Allah telah melarang untuk dilakukan bagi hambanya.
Oleh karena itu, sebelum dosa besar tersebut kau dekati, maka berhati-hatilah.

Berhati-hatilah dalam bergaul.
Pandai-pandailah memilih teman, karena merekalah yang akan mempengaruhimu.
Memberikan pengaruh pada hal yang baik atau yang buruk.

Tidakkah kau kasihan kepada kedua orang tuamu....
Mereka yang telah memberikan kepercayaan kepadamu untuk menjaga diri, akan tetapi engkau mengkhianatinya.

Tidakkah kau kasihan kepada kedua orang tuamu di rumah...
Ketika mereka mendengar engkau kau telah hamil, sebelum ada ikatan pernikahan.
Mau dikemanakan kehormatan mereka dihadapan lingkungan sekitarnya,
Dihadapan tetangga-tetangganya, dihadapan keluarga besar nya.
Seakan-akan semuanya akan memberikan penyalahan kepada orang tuamu dengan kalimat ini
“DASAR ORANG TUA TIDAK BECUS MENDIDIK ANAK, SEHINGGA BISA HAMIL DI LUAR NIKAH”
Padahal ini semua bukan salah mereka kedua orang tua mu.
Semuanya karena dirimu yang salah bergaul.

Teganya engkau wahai saudariku, melemparkan aib di muka mereka berdua...
Alangkah malunya mereka...Pasti.
Oooh sungguh terlalu dirimu ini,

Ayolah ayolah sadarlah segera
ketika engkau hendak melakukan sebuah kesalahan besar tersebut
Masa depan mu masih panjang, jangan samapi terputus gegara aibmu yang tidak kecil tersebut

Mau dikemanakan cita-cita yang telah kau sebutkan secara spontan ketika kecil dahulu
Mau dikemanakan harapan besar kedua orang tuamu kepada dirimu
Semuanya HANCUR, dikarenakan engkau hanya lebih memilih keindahan yang sementara....

Sekali lagi saya ingatkan,
Sebelum engkau jatuh kepada lembah kehinaan tersebut.
Pilihlah teman dari golongan teman yang baik-baik
Mereka lah yang akan membawamu menjadi berhasil menggapai cita-citamu,
Merekalah yang akan membawamu untuk membahagiakan kedua orang tuamu.
Karena teman adalah bagaimana dirimu.
Karena temanlah yang akan mempengaruhimu,
Jadi ketika teman-temanmu dari golongan yang baik-baik, maka mereka akan mempengaruhimu untuk menuju sesuatu yang baik-baik pula. Dan begitu pula sebaliknya...

Jambi, 06 Februari 2013
Yudhi Prasetyo

Jumat, 01 Februari 2013

Menjadi besar atau kecil?



Dulu.....
Ketika dia bersama kelompok ini, ia sangat menonjol sekali. Dia adalah seorang aktifis. Semua orang tahu dengan dia, karena dia yang selalu menyuarakan perlawanan atas ketidakadilan yang sedang terjadi pada saat itu. Membela kebenaran, membela hak-hak lingkungannya, itu yang dia lakukan.  Bahkan tidak hanya di kalangan teman-temannya saja yang mengenalnya, bahkan secara eksternal ia pun juga dikenal oleh banyak kalangan. Para wartawan pun mengenalnya, sehingga tidak heran jika dia sering masuk dalam media dengan aksi-aksinya ataupun pernyataan-peryataan sikap yang dia keluarkan. Bahkan tidak hanya itu, lebih dari itu untuk orang-orang yang bisa mengenalnya.  Dia besar bersama bersama kelompok ini, dia terkenal bersama kelompok ini, dia hebat bersama kelompok ini. Karena memang kelompok ini lah yang membuatnya besar.

Selain itu, dia tidak hanya memikirkan urusan yang kecil-kecil saja. Dia tidak memikirkan dirinya sendiri.  Dia mencoba memikirkan urusan di luar dia. Mulai dari kepentingan teman-temannya, masyarakat sekitar, warga lokal, nasional, bahkan internasionalpun ia mencoba untuk memikirkannya dan memberikan pandangan-pandangannya terkait dengan solusi untuk mengatasi sebuah permasalahan. Pasti dia dulu memiliki cita-cita yang besar, cita-cita yang tinggi, yang luas untuk sebuah tatanan masyarakat yang ideal. Dia seperti singa yang memiliki taring,  yang memiliki kuku-kuku tajam, yang dengannya dia memiliki keberanian untuk membela sebuah kebenaran dan melawan kezholiman.

Waktunya, hartanya, pikirannya tak sedikit dia korbankan bersama kelompok ini untuk mencapai sebuah tujuan yang mulia, tujuan yang baik.

Akan tetapi.....
Kini telah berubah. Dia tidak lagi menjadi orang yang dikenal seperti dahulu seiring dengan keputusannya untuk tidak lagi bersama dalam kelompok ini. Singa yang dahulu gagah berani telah dipendamnya dalam-dalam di dalam diri nya. Dia tidak memiliki taring lagi, dia tidak memiliki kuku-kuku yang tajam untuk menerkam. Dia hilang, dia tidak lagi menjadi dikenal oleh banyak orang. Karena itu lah emang keputusan yang dia buat, untuk menjadi orang biasa-biasa saja, sama seperti orang biasa-biasa lainnya.

Semuanya dikarenakan oleh keputusan yang ia ambil sendiri untuk tidak lagi bersama dengan kelompok ini. Kelompok ini yang membuatnya bergerak sehingga dia dikenal, sehingga dia mampu mengeluarkan jiwa singanya. Dan mungkin pula cita-citanya pun telah dia tenggelamkan dalam dirinya. Kini dia menjadi orang kecil. Hidupnya hanya mengikuti ritme-ritme monoton, yang selalu ia jalani begitu-begitu saja setiap harinya. Menikah, bekerja, ngurus anak, ya begitulah mungkin  kesehariannya. Cita-cita yang dahulu bisa menjangkau melebihi batas wilayah mungkin kini telah menjadi seadanya saja. Yang penting dirinya dan keluarganya bisa bahagia, mungkin itu yang dipikirkannya.

Untuk  jasa-jasanya, karya-karyanya, perjuangan-perjuangannya di masa itu pastinya  akan tetap dikenang bagi orang-orang yang tahu denganya, akan tetapi hanya sebatas kenangan saja dengan diawali kata-kata “dulu”.

“Dia”, yang tersebut dalam paragraf di atas bisa saja nanti terjadi pada diriku atau dirimu atau diri kita semua ketika kita tidak bisa istiqomah berada dalam kelompok ini. Itu semua bisa terjadi, telah banyak contoh orang-orang yang seperti tersebut di atas. Dan bukannya tidak mungkin kita pun kelak akan menjadi seperti “dia”. Yang tadinya bisa seperti singa, akan tetapi pada suatu waktu kita tidak lagi bisa seperti itu. Harus ada keinginan untuk  senantiasa berusaha istiqomah bersama kelompok ini, sehingga kita pun istiqomah bersamanya. Adanya rasa takut jika-jika kita nantinya ternyata tidak bisa istiqomah bersama kelompok ini, sehingga kita pun tidak mau melibatkan diri dalam mewujudkan cita-cita besar kita. Maka kita akan menjadi orang kecil.

Bersama kelompok ini kita dibentuk menjadi orang besar. Dikarenakan kita diajarkan untuk memikirkan yang besar-besar, memikirkan orang lain tidak hanya memikirkan diri sendiri. Maka tetaplah bersama kelompok ini jika engkau ingin menjadi besar. Istiqomahlah bersama kelompok ini jika engkau tetap memiliki cita-cita yang besar untuk kejayaan dan kebangkitan islam. Orang yang sendiri tidaklah mungkin memiliki cita-cita yang besar sampai kejayaan dan kebangkitannya. Kalaupun ada itu pun mungkin hanya di hati saja, dikarenakan tidak ditunjukan dalam kerja-kerja nyata untuk mewujudkannya. Dengan adanya kelompoklah cita-cita besar kita akan bisa terwujud, maka mustahillah orang yang sendirian mampu mewujudkan cita-cita besar tersebut.

Meskipun kita sholeh akan tetapi ketika tidak bersama sebuah kelompok maka sesungguhnya kita adalah yang memiliki cita-cita kecil, yaah hanya sebatas diri sendiri, keluarga dan tetangga-tetangga sekitar. Karena untuk menjangkau sesuatu yang besar, yang luas, yang jauh itu tidak lah mungkin dapat dilakukan oleh seorang diri. Dia butuh kelompok, dia butuk kerja sama antar anggota kelompok.

maka istiqomahlah engkau (Muhammad) (di jalan yang benar) sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yangbertobat bersamamu, dan janganlah engkau melampaui batas. Sunggu, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” (Q.S Hud : 112)

Wallahu a’lam

Jambi, 02/02/2013
Yudhi Presetyo