Minggu, 09 Desember 2012

Jangan Zholimi Anggota Tubuhmu,Wahai Wanita.



Wahai kaum hawa kenapa engkau enggan mengenakan pakaian yang rapi, pakaian yang menutup bagian anggota tubuh yang tidak boleh dilihat oleh yang bukan mahrammu. Kenapa engkau harus memperlihatkan keindahan bagian tubuhmu dengan menggunakan pakaian yang tidak sempurna sehingga ada bagian tubuh yang masih bisa dilihat oleh orang lain. Sesungguhnya engkau telah berbuat aniaya terhadap dirimu sendiri. Rambutmu memiliki hak untuk ditutup supaya tidak menjadi bahan tontonan bagi para lelaki. Tubuhmu memiliki hak untuk ditutup dengan pakaian yang baik, bukan pakaian yang ada bagiannya terbuka atau juga pakaian yang ketat. Dengan pakaian yang ketat tersebut ia bisa  membuat lekukan-lekukan tubuhmu dinikmati oleh mata-mata liar para lelaki. Engkau telah menzholimi bagian tubuhmu dan juga membuat orang lain -terutama kaum lelaki- melakukan dosa dikarenakan mereka melihat sesuatu yang tidak diperbolehkan untuk dilihat dari bagian anggota tubuhmu. Engkau telah memancing mereka untuk mengiringi pandangan pertama dengan pandangan  kedua, ketiga dan seterusnya.

 Apakah hanya dengan alasan supaya engkau menjadi pusat perhatian para kaum lelaki karena mereka melihat keindahan tubuhmu itu. Sehingga engkau rela memperlihatkan rambutmu yang indah, kulitmu yang bagus, lekukan-lekukan tubuhmu. Terlalu kecil sekali tujuanmu jika hanya untuk itu. Apakah engkau melakukan itu semua supaya ada lelaki yang suka kepadamu. Ketahuilah wahai wanita ketika ada lelaki yang menyukaimu dan menyatakan cinta kepadamu karena engkau terlihat indah baginya dengan pakaian seperti itu sesungguhnya cintanya itu adalah berdasarkan nafsu belaka, bukan cinta murni. Apa yang engkau cari cinta sejati atau cinta karena nafsu belaka. Cinta nafsu akan mudah hilang dikarenakan ia hanya bersifat sementara, yah ketika ia telah puas maka dia akan meninggalkanmu dengan segera karena ia telah bosan dengan kamu. Ketahuilah bahwa ketika seorang lelaki hanya mencintaimu dikarenakan melihat keindahan-keindahan bentuk tubuhmu, sesungguhnya yang mencintaimu itu adalah lelaki yang tidak baik.

Lelaki yang baik pasti menyukai wanita yang tidak mengumbar tubuhnya untuk dipertontonkan kepada para lelakin lainnya. Lelaki yang baik tersebut pasti mencari wanita yang menjaga kehormatannya terutama kehormatan tubuhnya. Beda hal nya dengan lelaki yang tidak baik, mereka lebih suka dengan wanita yang tidak baik pula yakni wanita yang mengenakan pakaian yang masih bisa mempertontonkan tubuhnya. Lalu laki-laki mana yang engkau harapkan untuk mencintaimu secara tulus....? Maka perbaikilah dirimu terlebih dahulu, terutama dari sisi pakaianmu itu.

Sesungguhnya engkau sangat menarik ketika engkau mau mengenakan pakaian yang baik. Pakaian yang bisa menutup seluruh bagian tubuhmu yang tidak boleh diperlihatkan ke orang yang bukan mahram. Dengan jilbab yang engkau kenakan, engkau akan terlihat lebih cantik. Dengan mengenakan baju yang longgar engkau akan terlihat lebih baik. Dengan menggunakan rok, engkau akan kelihatan lebih anggun. Yang pasti dengan busana yang baik seperti itu engkau akan kelihatan lebih menarik. Lelaki yang melihat engkau melalui sudut pandang ini sudah dipastikan ia adalah lelaki yang baik, karena ia tidak melihatmu berdasarkan nafsu. Dia akan lebih mempunyai cinta yang baik terhadapmu dibandingkan dengan lelaki yang mencintaimu dikarenakan engkau menggunakan pakaian yang serba terbuka. Mana yang engkau pilih, cinta dari lelaki yang hanya berdasarkan nafsu karena melihat dari keindahan tubuhmu atau cinta murni karena ia lebih melihat kepribadianmu?

Wahai saudaraku yang perempuan, wahai adik-adikku remaja yang perempuan, wahai teman-temanku yang perempuan dan wahai kau wanita secara umum kenakanlah pakaian yang baik untuk tubuhmu itu. Tunaikanlah hak-hak tubuhmu itu sesuai dengan tuntunan yang menciptakan bagian-bagian tubuhmu itu.

Kenakanlah itu semua di manapaun engkau berada, yakni di saat ada seseorang atau engkau sedang/akan berhadapan dengan orang yang bukan muhrimmu. Pakaian yang baik tersebut bukan hanya dipergunakan ketika ingin pergi ke kantor, sekolah, atau kampus saja. Akan tetapi ketika di rumah pun engkau harus bisa konsisten mengenakannya ketika ada yang bukan muhrimdi lingkunganmu tersebut.

Kenakanlah pakaian yang baik, sesungguhnya engkau akan baik karenanya. Engkau jangan merasa harus siap atau baik dahulu baru engkau mau mengenakan pakaian yang baik tersebut. Kenakanlah segera dan konsistenlah maka sesungguhnya engkau akan lebih baik karenanya. 

Yudhi Prasetyo
Jambi, 10 Desember 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar