Sabtu, 27 April 2013
Belajar di Universitas Kehidupan, -3
Sederhana bahagia itu.
Bahagia itu tidaklah dilihat dr ketercukupan harta, pekerjaan, penghasilan dan lainnya yg bersifat materi. Banyak keluarga yg terdiri dari suami istri tdk memperoleh sebuah nilai kebahagiaan. Padahal kalo dilihat dari sisi materi keluarga tersebut serba.kecukupan. Ada yg kedua-dua memiliki pekerjaan yang baik, baik dipandang masyarakat sekitar. Akan tetapi karena suami istri tersebut sibuk dengan kerjaan masing2, sehingga mereka yg jarang ketemu akhirnya komunikasi tdk terjalin dg baik yang akhirnya keharmonisan rumah tangga tidak terbentuk. Meskipun kerjaan yg sama2 baik, penghasilan yg sama2 tinggi akan tetapi ternyata itu semua tidak menjamin kebahagian bagi mereka.
Coba bandingkan dengan dg kedua orang tua ini. Meskipun mereka sekilas memiliki pekerjaan yang bagi sebagian orang tdk memiliki posisi yg baik di tengah masyarakat bila dibandingkan dengan pejabat, pegawai negeri, pegawai swasta, dll. Mereka hanya berjualan es doger yang sekilas mungkin hanya akan menghasilkan penghasilan yg sedikit. Akan tetapi bagi mereka, kebahagian berumah tangga bisa tercapai. Coba kita lihat bagaimana harmonisnya kedua orang tua ini, melakukan pekerjaannya bersama2, saling membantu antara satu sama lain. Komunikasi selalu terjalin di antara mereka. Lelah mereka rasakan bersama, senang mereka rasakan bersama, pergi kerja bersama, pulang pun bersama. Tidak ada curiga antara keduanya mengenai pendapatan yg mereka dapatkan satu hari itu krn mereka kerja seharian bersama sama sehingga sudah tau sama tau berapa yang mereka dapatkan hari itu.
Sederhana bahagia itu. @CyberPark Telkom TAC Kota Jambi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar