Kali ini aku mau jalan-jalan ke Taman Hutan Kota Muhammad sabki, mau
tau apa aja sekarang yang ada di sana, yuk ikut bersamaku.
Taman Hutan Kota yang termasuk Ruang Terbuka
Hijau dengan luas mencapai 11 hektare ini cukup mudah diakses karena masih
berada di tengah Kota Jambi tepatnya di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan
Kotabaru, Kota Jambi.
Yuk sama-sama kita eksplore taman hutan kota ini, sebelum masuk
kita harus membayar tiket masuk dahulu. Harga tiketnya sangat terjangkau bagi
semua kalangan yaitu anak-anak 3.000,- dan orang dewasa 5.000,- perorang
Sesuai peraturan daerah Kota Jambi No 12 Tahun 2009 tentang
retribusi taman hutan kota muhammad sabki. Dari retribusi ini akan menjadi
Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Provinsi Jambi lho teman-teman.
Taman Hutan Kota Muhammad Sabki atau secara singat masyarakat
menyebutnya dengan Taman Hutan Kota merupakan gagasan dari Walikota Jambi
terdahulu, Muhammad Sabki Walikota Jambi pada periode 1993 - 1997. Bapak
Muhammad Sabki menetapkan kawasan seluas 10 hektar sebagai hutan kota dengan
keputusan Walikota Jambi No. 607 tahun 1995 tanggal 12 Desember 1995, Kemudian
Tahun 2003 Pemerintah Kota Jambi Menambah Luas Taman seluas 1 hektare untuk
keperluan areal parkir dan kantor sehingga luas Taman Hutan Kota ini menjadi 11
hektare.
Taman hutan kota merupakan satu
diantara tempat pariwisata outdoor di Kota Jambi yang multifungsi, sebagai
tempat wisata alam, olahraga, taman arena bermain anak-anak, perkemahan,
outbond. Serta juga sebagai sarana pendidikan dan penelitian, pelestarian
plasma nutfah, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa serta
ekosistem serta budidaya hasil hutan bukan kayu.
Di dalam hutan kota juga tersedia
pendopo yang bisa digunakan sebagai tempat pertemuan. Dan juga ada podium
pertunjukan yang sangat cocok digunakan untuk pementasan seni atau acara
lainnya.
Taman Hutan Kota menjadi salah
satu tempat wisata favorit tempat bagi keluarga maupun para anak muda. Karna
nuansa alami yang ada dihutan kota, udara yang sejuk dan menyegarkan, juga
sebagai penyumbang O2 yang sehat ,mengingat Hutan Kota masih
memiliki ratusan hingga ribuan pohon besar sebagai penyerap CO2 dari
polusi kota.
Terdapat beberapa jenis pohon yang telah tumbuh secara alami, diantaranya Gaharu, Sindur, Pinang Hutan, Durian Hutan, dan lain-lain. Selain sebagai pusat pelestarian keanekaragaman hayati, Taman Hutan Kota juga sebagai sarana edukasi sehingga Taman Hutan Kota Muhammad Sabki berusaha menyediakan informasi yang memadai mengenai tanaman yang ada.
Kini Taman Hutan Kota Muhammad
Sabki telah memanfaatkan teknologi QR code untuk pelabelan tanaman. QR code
yang dipasang di setiap pohon dapat dipindai menggunakan perangkat Android yang
sudah dipasang QR code reader, selanjutnya secara otomatis memindai data yang
telah tertanam pada QR code, maka berbagai informasi tentang pohon tersebut
dengan mudah kita baca di HP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar