Kamis, 27 Januari 2022

Tugu Keris Siginjai Kota Jambi, Icon Jambi

Hai teman-teman, kali ini aku ingin mengajak temen-temen semua untuk mengenal salah satu tempat yang juga menjadi icon kota jambi, ya Tugu Keris Namanya.

 Tugu keris ini letaknya tepat berada di pusat perkantoran Wali Kota Jambi, di kecamatan Kota Baru. diresmikan pada tahun 2018 langsung oleh Wali Kota Jambi Syarif Fasha.

 

Sebelum dirombak  menjadi Tugu Keris Siginjai, ornamen ini dinamakan Tugu Monas. Pemerintah kota jambi membuat kebijakan untuk merombak tugu yang lama, dikarenakan ornamen tersebut menyerupai monas yang ada di Jakarta. Perubahannya pun tidak semuanya, hanya mengganti bagian atas dari bentuk api monas menjadi keris siginjai, serta sedikit penambahan pipa galvanis untuk menghiasi tugu utama.

Keris Siginjai terbuat dari tembaga murni, Pemerintah Kota Jambi memesan langsung keris dari Yogyakarta, yang dibuat oleh para pengrajin seni berpengalaman di Pusat Kerajinan Tembaga dan Kuningan, Nursih Basuki Art Studio, Kotagede. Keris ini memiliki tinggi sekitar 9 meter. Sementara tinggi keseluruhannya sekitar kurang lebih 28 meter.

Tugu keris siginjai memiliki sembilan struktur besi pipa galvanis berbentuk spiral yang saling merangkai membentuk satu kesatuan. Sebagai Penopang keris siginjai dan menyelimuti patung angsa.


Hal ini melambangkan luas wilayah kerajaan Jambi dahulu yang meliputi sembilan buah lurah yang dialiri oleh anak-anak sungai yang masing-masing bernama Batang Asai, Batang Merangin, Batang Masurai, Batang Tabir, Batang Senamat, Batang Jujuhan, Batang Bungo, Batang Tebo dan Batang Tembesi.

Batang-batang ini merupakan anak sungai Batanghari yang keseluruhannya itu merupakan wilayah kerajaan Jambi sehingga sampai pada saat ini dikenal sebagai semboyan provinsi Jambi yaitu sepucuk Jambi sembilan lurah.

Penjelasan mengenai tugu keris siginjai dan beberapa sejarah tentang Jambi juga tergambar pada bagian dinding bawah tugu keris. Sehingga penjelasan ini dinilai sangat bermanfaat, karena para pengunjung tidak perlu repot lagi membuka sejarah Tugu Keris Siginjai di Internet. Sangat efektif untuk menambah wawasan tentang jambi selain menikmati keindahan tugu keris saja.

 

Kawasan Tugu Keris Siginjai saat ini menjadi kawasan yang multifungsi. Biasanya digunakan masyarakat untuk bersantai, olahraga, berswafoto dan lainnya. Setiap Minggu pagi kawasan ini dijadikan tempat Car Free Day (CFD) dan rutin digelar senam pagi. Kawasan ini juga dimanfaatkan pedagang kaki lima untuk berjualan.

 Jika dilihat pada malam hari, di sekitar kawasan Tugu Keris Siginjai dilengkapi dengan lampu yang berwarna-warni serta air mancur.

Bahkan pada Sabtu Malam Pemerintah kota juga menyelenggarakan acara rutin  Car Free Night (sebelum ditutup sementara dikarenakan masa pandemic covid 19).  Pada kegiatan Car Free Night  biasanya setiap kecamatan dan organisasi bergantian mengisi acara.

Pada sabtu malam tersebut, Kawasan tugu keris selalu ramai oleh masyarakat kota jambi khususnya, baik itu anak muda maupun yang sudah berkeluarga. Hanya untuk sekedar nongkrong, cerita-cerita sambil menikmati minuman dan makan ringan. Ataupun hanya sekedar jalan-jalan bersama teman ataupun keluarga melihat-lihat berbagai jualan dari pakaian, perlengkapan rumah, dan sebagainya. Pokoknya ramai deh kalo malam minggu ke sini…

Jangan lupa jika ingin datang ke Tugu Keris Siginjai pada Sabtu Malam dan Minggu Pagi agar menyiapkan sedikit uang untuk jajan. Karena berbagai jenis makanan ringan tersedia baik saat CFN maupunCFD.

Aktivitas malam minggu di sekitar tugu ini sempat ditutup beberapa bulan yang lalu karena adanya peningkatan kasus virus covid 19. Tetapi untuk saat ini terutama pada saat car free day maupun car free night di Tugu Keris Siginjai ini telah diadakan kembali.

 Tak hanya itu, di sekitar tugu juga terdapat banyak pedagang makanan. Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat. Bagi teman brisik yang ingin nongkrong di sini tak perlu takut kelaparan atau takut telat makan karena di sini ada beragam makanan yang bisa kita nikmati. Mulai dari camilan seperti telur congkel, sosis goreng, pempek bakar hingga mie ayam, nasi goreng dan masih banyak lagi. Ada pula pertunjukan musik saat ada acara tertentu yang membuat nongkrong bersama teman atau keluarga makin menjadi asik.

Selain fungsinya yang lumayan penting, penggunaan keris siginjai sebagai ikon dari bundaran tersebut juga sangat penting bagi masyarakat Jambi. keris siginjai adalah nama keris yang ikut berperan dalam terbentuknya kerajaan Jambi. Awalnya keris siginjai ini bernama gonjai yang merupakan hadiah pernikahan dari raja mataram untuk Orang Kayo Hitam dan Puteri Mayang Mangurai.

 Orang Kayo Hitam sendiri adalah anak dari Datuk Paduka Berhalo dan Putri Selaras Pinang Masak yang memberontak atas otoriter kerajaan mataram. Gonjai tersebut sebenarnya adalah keris yang digunakan untuk membunuh Orang Kayo Hitam. Namun setelah negosiasi akhirnya Orang Kayo Hitam dan Raja Mataram memutuskan berdamai dengan pernikahannya dan pemberian wilayah kekuasaan Jambi. Orang Kayo Hitam lantas mendirikan kerajaan Jambi yang merupakan asal muasal provinsi Jambi. Gonjai kemudian berubah nama menjadi keris siginjai. Karena itulah tugu keris siginjai ini tidak hanya sekedar penghias tugu, tapi punya arti tersendiri dihati masyarakat Jambi. terutama masyarakat yang paham akan sejarahnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar