Selamat
pagi, pagi yang cerah. Di saat embun yang menenangkan hampir hilang
digantikan dengan indahnya sang surya. Kesejukan embun pagi membuat kita
damai untuk bertafakkur, dan bermuhasabah. Dia adalah keindahan meski
tak ada sinar yang terang menderang. Dia yang membawa jiwa pada sebuah
kedamaian, menjadikan diri termotivasi untuk melakukan perubahan dan
perbaikan. Embun pagi yang hanya didampingi
oleh cahaya fajar memaksa kita bermunajat kepada-Nya, untuk memohon
ampunan dan mengharap sebuah kebaikan. Damainya embun sebelum cahaya.
Indahnya sinar kehangatan sang mentari mau tak mau harus menggantikan
damainya embun pagi, karena diapun mengikuti aturan dari sang Maha
Pengatur. Sang mentari yang mencoba memberikan cahayanya untuk manusia
agar manusia melihat bagaimana keindahan dunia. Langit yang ditinggikan,
bumi yang dihamparkan.
Namun Indahnya cahaya sang mentari
kadang membuat manusia lupa akan kedamaian embun pagi. Keindahan mentari
membuatnya terlena untuk hanyut dalam kehidupan dunia. Melupakan
tafakkurnya, muhasabahnya ketika bersama embun pagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar