Semua agama mengajarkan sebuah nilai kebaikan. Baik itu agama samawi
maupun agama ardhi. Maka sebuah pendidikan yang mendekatkan peserta
didiknya kepada nilai-nilai religius nya dapat menjadikan anak bangsa
ini menjadi generasi yang lebih berkualitas. Selain kecerdasan yang
dicapai dengan banyaknya prestasi yang bisa diraih, mereka juga memiliki pribadi yang berkarakter sesuai dengan ajaran agamanya.
Percuma sekali jika anak negeri ini semuanya memiliki kecerdasan dan
segudang prestasi, akan tetapi tidak memiliki jiwa yang religius. Bisa
saja kecerdasannya tersebut malah akan membawanya kepada hal-hal yang
tidak baik, karena tidak di seimbangkan dengan pendekatan untuk
menjalankan ajaran agamanya. Keblinger, itu jadinya. Otak yang cerdas
digunakan untuk berbuat buruk, menipu, korupsi, berakhlak tidak baik,
dsb.
Banyak sekolah yang lebih menekankan kepada para siswanya
untuk meraih prestasi sebanyak-banyaknya, penghargaan dari berbagai
bidang ilmu dan jenis-jenis prestasi lainnya. Sehingga dengan begitu
sekolah lebih mengarahkan siswa-siswinya untuk mengikuti
kegiatan-kegiatan yang lebih bisa membawa nama sekolahnya naik ketika
sang siswa meraih sebuah penghargaan dari prestasi-prestasinya. Memacu
siswa-siswinya pada kegiatan yang akan dilombakan saja.
Tidak
salah, sekali lagi tidak salah. akan tetapi butuh sebuah kesimbangan
yang harus diperhatikan oleh sekolah. Tidak hanya membangun
siswa-siswinya dari sisi prestasinya semata, akan tetapi mengesampingkan
kepribadian setiap siswa yang juga harus dibentuk. Menganggap remeh
kegiatan-kegitan yang sifatnya membentuk kepribadian siswa-siswinya. Dan
bersemangat pada kegiatan-kegiatan yang bersifat meningkatkan prestasi
sekolah semata.
Memang, kegiatan yang bersifat pembentukan
kepribadian siswa tidak tampak jika harus diprestasikan. Akan tetapi
apakah tidak menjadi kebahagiaan bathin tersenidir bagi sekolah jika
memiliki siswa-siswi yang sopan, santun, hormat terhadap guru, ibadahnya
taat, dan kebaikan-kebaikan lainnya yang bisa ditunjukan oleh siswa di
lingkungan sekolahnya.
Maka, keseimbangan itu sangat perlu dan
semuanya harus menjadi titik tekan yang sama agar sistem pendidikan ini
mampu melahirkan generasi-generasi negeri ini yang Cerdas, tangguh dan
Religius.
jambi, 04 Nopember 2013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar