Yang telah hancur
berkeping keping akibat kesalahanku
Tapi setidaknya
melalui kata tersebutlah sebagai bentuk kesadaran bahwa aku memang telah
melakukan sebuah kesalahan.
Seuntai
kalimat maaf memang tidak bisa langsung mengobati luka
Akibat sayatan
benda tajam yang tidak sengaja mengenaimu
Akan tetapi
setidaknya melalui kalimat tersebut menjadi awal untuk bukti penyesalan ku bahwa
aku pun tak berniat melukaimu.
Sederet kalimat-kalimat
maaf memang tidak bisa memperbaiki cara pandang
Akibat terlalu
banyaknya kesalahan-kesalahan yang selalu berulang
Akan tetapi
setidaknya kalimat-kalimat tersebut menjadi awal yang selanjutnya akan
mengganti kesalahanku dengan perbuatan-perbuatan yang lebih baik lagi.
Kata maaf
tidak bisa mengembalikan butiran air mata yang telah jatuh
Untuk kembali
ke dalam kelopak mata
Kata maaf
tidak akan bisa memutarbalik waktu
Sehingga tidak
melakukan sebuah kesalahan
Kesalahan itu
telah terjadi,
Yang
dibutuhkan sekarang adalah menyadari bahwa itu adalah sebuah bentuk kesalahan
Kata maaf
terkadang sangat mudah terucap dari bibir ini
Sehingga
terkesan hanya sekedar kata saja
Harapannya bukan
begitu, ia tidak hanya di bibir saja
Ia harus terwujud
dalam sebuah sikap
Untuk memberikan
wujud keseriusan kata maaf itu.
Dengan ketulusan
jiwa dan penyesalan dalam hati
Kata maaf
pun terucap
Berharap bisa
memperbaiki apa yang telah terjadi
Berharap
tiada lagi dendam yang bersemayam dalam dada
Berharap
ukhuwah masih senantiasa terjalin
Yudhi prasetyo
Jambi, 11
Mei 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar