Sabtu, 11 Mei 2013

Maaf

Sepatah kata maaf memang tidak bisa mengembalikan kaca yang telah pecah
Yang telah hancur berkeping keping akibat kesalahanku
Tapi setidaknya melalui kata tersebutlah sebagai bentuk kesadaran bahwa aku memang telah melakukan sebuah kesalahan.

Seuntai kalimat maaf memang tidak bisa langsung mengobati luka
Akibat sayatan benda tajam yang tidak sengaja mengenaimu
Akan tetapi setidaknya melalui kalimat tersebut menjadi awal untuk bukti penyesalan ku bahwa aku pun tak berniat melukaimu.

Sederet kalimat-kalimat maaf memang tidak bisa memperbaiki cara pandang
Akibat terlalu banyaknya kesalahan-kesalahan yang selalu berulang
Akan tetapi setidaknya kalimat-kalimat tersebut menjadi awal yang selanjutnya akan mengganti kesalahanku dengan perbuatan-perbuatan yang lebih baik lagi.

Kata maaf tidak bisa mengembalikan butiran air mata yang telah jatuh
Untuk kembali ke dalam kelopak mata
Kata maaf tidak akan bisa memutarbalik waktu
Sehingga tidak melakukan sebuah kesalahan
Kesalahan itu telah terjadi,
Yang dibutuhkan sekarang adalah menyadari bahwa itu adalah sebuah bentuk kesalahan

Kata maaf terkadang sangat mudah terucap dari bibir ini
Sehingga terkesan hanya sekedar kata saja
Harapannya bukan begitu, ia tidak hanya di bibir saja
Ia harus terwujud dalam sebuah sikap
Untuk memberikan wujud keseriusan kata maaf itu.

Dengan ketulusan jiwa dan penyesalan dalam hati
Kata maaf pun terucap
Berharap bisa memperbaiki apa yang telah terjadi
Berharap tiada lagi dendam yang bersemayam dalam dada
Berharap ukhuwah masih senantiasa terjalin

Yudhi prasetyo
Jambi, 11 Mei 2013 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar