Sudah lama semenjak mendengar ada kegiatan Jalan Sehat
dengan adanya ddor prize utama 3 buah Umroh berharap sekali dalam hati bisa
mendapatkan door prize umroh itu. Sehingga dengan door prize umroh tersebut bisa
menjadi sarana bagiku untuk menjalankan ibadah ke baitullah. Bersujud di tempat
suci, di tempat yang penuh dengan keutamaan adalah sebuah impian setiap muslim
untuk bisa mengerjakannya. Keinginan itu sangat sekali...
Jalan sehat pada hari minggu 12 Mei 2013 ini diselenggarakan
oleh sebuah partai islam terbesar yang ada di Indonesia Partai Keadilan
Sejahtera (PKS). PKS sebagai partai nomor 4 di indonesia ini meskipun pada tingkat pimpinan pusat sedang dilanda
fitnah besar dan masalah besar, tapi itu tidak membuat struktur di bawah
tingkat daerah beserta kader-kadernya
tidak terpengaruh atas hal tersebut. Mereka terus bekerja untuk masyarakat
sebagai bukti bahwa PKS memang ingin dekat dengan masyarakat sesuai dengan Tag
Line nya Cinta Kerja Harmoni. Aku yakin PKS akan menjadi partai besar dan lebih
besar lagi. Salah satu buktinya dengan penyelenggaraan Jalan Sehat ini dengan
adanya beberapa Door Prize yang dipersembahkan untuk masyarakat yang hadir.
3 Umroh sebagai hadiah terbesar, Door prize yang akan
memfasilitasi ibadah ke tanah suci bagi 3 orang yang beruntuk di pagi hari itu.
Aku hanya bisa berharap 1 dari tiga hadiah umroh itu aku lah yang
mendapatkannya, supaya aku bisa pergi ke tanah suci sebaik-baiknya tempat di
bumi ini. Dan ternyata undian demi undian yang diambil tidak ada dari door
prize 3 umroh itu yang keluar sesuai dengan nomor undian yang aku pegang.
Huft... Mungkin Allah belum memilih aku. Mungkin orang lain yang lebih pantas.
Kita sebagai hamba hanya bisa berharap akan tetapi Allah
lah yang menentukan apakah harapan kita dikabulkan atau ditangguhkan. Dia lah
yang Maha Mengetahui, mengetahui siapa hamba-hambanya yang layak mendapatkan
sesuatu yang terbaik dari-Nya pada suatu waktu. Dia lah yang Maha Kuasa,
memiliki kehendak untuk memilih satu hambanya untuk mendapatkan sesuatu yang
baik dari-Nya.
Mungkin ini bukan rizkiku untuk mendapatkan Door Prize
Umroh itu. Mungkin aku belum pantas mendapatkan Door Prize umroh itu yang
kemudian aku bisa pergi ke baitullah untuk melakukan ibadah di sana. Sesuatu
itu didapatkan bagi orang yang pantas. Sesuatu yang terbaik tidak mungkin
diambil oleh orang yang belum baik, maka baikilah terlebih dahulu agar pantas
mendapatkan yang terbaik itu. Surga hanya diperuntukkan kepada orang-orang yang
pantas berada di surga, orang yang belum pantas meskipun muslim dia harus ke
Neraka terlebih dahulu sampai benar-benar dia sudah pantas berada di surga.
Atau juga mungkin karena aku masih banyak mengerjakan perbuatan maksiat
sehingga membuat aku tidak pantas mendapatkan sesuatu yang terbaik itu,
astaghfirullah...
Memantaskan diri untuk mendapatkan yang terbaik itu yang
harus senantiasa dilakukan. Dengan memantaskan diri, ini merupakan bentuk usaha
kita untuk mendapatkan yang terbaik itu, sehingga ketika kita mendapatkan yang
terbaik kita dalam kondisi yang sama-sama baik dengannya. Di saat itu lah kita
memang sudah pantas untuk mendapatkan sesuatu yang terbaik itu. Dalam hal
apapun itu, ketika ingin mendapatkan sesuatu yang baik, maka koreksi terlebih
dahulu bagaimana dengan diri kita saat ini. Sudah pantas belum kita
mendapatkannya, jika merasa belum lakukanlah sebuah usaha, lakukanlah perbaikan
diri untuk mencapai kepantasan itu. ketika ingin mendapatkan surga kelak maka
lakukanlah amalan surga ketika di dunia sebagai usaha mendapatkan kepantasan
sebagai ahli surga. Bukan malah sebaliknya, menginginkan surga tapi lebih
banyak melakukan amalan-amalan neraka.
Semoga aku bisa memantaskan diri dengan usaha-usaha yang
ku lakukan sehingga kerinduan untuk beribadah di baitullah kelak bisa terwujud.
Aamiin.....
“Saat berkah Allah berlimpah kepadamu
Apa yang kau nantikan selain menghampiri
rumah-Nya ridho-Nya di Baitullah
Tuntunilah hati
Saat kau memandang rumah-Nya di tanah-Nya
bagaikan istana yang megah dihatimu
turunlah rahmat-Nya kepadamu
seiring tangismu
Ya Allah beri kesempatan
menjadi tamu-Mu
bersujud di tanah suci-Mu
sebelum Izrail memanggil
Labayk Allahuma Labayk Labayk. La shareeka laka
Labayk.
Innal hamda wannimata laka wal mulk. La shareeka
Labayk.
tegakkan niatmu
sekokoh ragamu”
Sambut Panggilan-Nya, SNADA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar