Partner dalam setiap aktifitas itu memang sangat dibutuhkan, aktifitas apapun itu. Karena dengan adanya partner kita bisa terus berbagi dalam setiap suka dan duka, memecahkan permasalahan bersama ketika ada masalah di hadapan. Setidaknya, meskipun hanya saling bercerita tentang apapun terkait aktifitasnya pasti ia telah meringankan beban yang ada. Beratnya beban yang ada pasti akan terasa ringan.
Untuk menghadapi apa yang akan dikerjakan
selanjutnya seorang yang lemah pasti ia akan mampu mengerjakan/menghadapinya.
Ada seseorang yang bilang kepada ku seperti ini, "satu orang penakut jika
ditambah satu orang penakut maka akan menjadi dua orang pemberani". Lho
kok bisa, bukannya seharusnya menjadi 2 orang penakut?. ya karena dua orang
penakut tersebut mampu menyakinkan satu sama lain untuk menjadi pemberani dalam
menghadapi sesuatu. Jadi bukan menjadi 2 orang penakut atau hanya satu
pemberani saja akan tetapi dua orang pemberani. Itulah fungsi besarnya seorang
partner kerja, ia mampu meyakinkan kita ketika kita mempunyai salah atau
kesalahan dalam bekerja. Jika tidak ada, yaa mungkin ia akan menanggungnya
sendiri dan rasa bersalah itu mungkin kerasa besar.
Bahkan seorang musa, seorang nabi yang
telah dijamin oleh Allah akan melindunginya dari kesalahan dan ancaman, ia
meminta seorang partner ketika diperintahkan untuk mendakwahi fir'aun yang
zholim. Ia merasa tidak berani atau mungkin tidak PD menghadapi fir'aun
dikarenakan komunikasinya yang tidak lancar (cedal), mungkin ia khawatir malah
akan diperolok oleh fir'aun dan keroco2nya. Allah pun mengutus Harun sebagai
partner kerja musa untuk menghadapi fir'aun yang zholim sehingga menang dan
menghadapi susahnya bani israil. Begitu juga dengan nabi nabi lainnya yang
membutuhkan partner dalam menjalankan tugas dakwahnya. Itulah begitu besar
partner kerja dalam kehidupan kerja kita pasti kita butuhkan bahkan sekaliber
nabi pun membutuhkan partner kerja. Jangan remehkan partner kerjamu.
#YuP 27092012, DPD antara maghrib-isya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar