Pecuma kajian-kajian itu diadakan jika
tidak menambah tsaqofah yang hadir dalam kajian tersebut…!
Pecuma taujih-taujih itu dilaksanakan di
forum yang dihadiri banyak orang jika tidak menjadi tamparan keras buat yang
hadir dalam taujih tersebut dan mereka tersadar akan kesalahannya….!
Pecuma tausyiah-tausyiah itu dilaksanakan di setiap forum rapat/majelis2 lain kalian jika itu tidak membuat kalian tersadarkan dengan apa yang ada dalam diri kalian, dan kalian tidak mengambil hikmah dari tausyiah yang diberikan ! Atau tausyiah itu hanya bersifat rutinitas/agenda pendahuluan sebelum rapat saja?
Pecuma tulisan-tulisan yang bersifat nasehat, saran , dan kritik itu dibuat jika tidak dijadikan refleksi bagi diri kalian…!
Pecuma liqo-liqo itu dilaksanakan jika
tidak membuat perubahan (sifat, kebiasaan jelek, pemahaman) yang signifikan
bagi kalian…!
Kepecumaan-kepecumaan tersebut di tujukan kepada kalian semua….ya kalian semua, kalian yang hadir dalam kajian-kajian, hadir dalam taujih-taujih, pendengar tausyiah-tausyiah, pembaca—pembaca tulisan dan yang menghadiri halaqoh-halaqoh. Kepecumaan tersebut bukan ditujukan kepada pengisi kajian, pemberi taujih, pemberi tausyiah, pembuat tulisan dan murobbi-murobbi kalian semua, dan juga bukan terhadap pelaksanaannya poin2 tersebut,.BUKAN !
Coba kalian perhatikan apa yang telah berubah dalam diri kalian setelah SEKIAN LAMA dan BANYAK menghadiri kajian-kajian, taujih-taujih, mendengarkan tausyiah-tausyiah (sebagai ahlusy syuro’, berapa kali banyaknya kalian mendapatkan tausyiah), membaca tulisan, dan menghadiri liqo.
Perubahan dari sifat kalian, pemahaman
kalian dan tsaqofah kalian !!!
Jika tidak ada perubahan dan tidak mau berubah, lebih baik kalian TIDUR SAJA dari pada hadir dan ikut dalam majelis-majelis di atas, karena akan sama saja baik sebelum ataupun sesudahnya.
PECUMA..PECUMA…PEE…CUU…MA . . .! ! !
Wallahu a’lam.
Y96
Tidak ada komentar:
Posting Komentar