Untuk membangun sebuah cita-cita besar
dibutuhkan sebuah perjuangan untuk mencapainya. Cita-cita besar agar menjadi
bagian dari pemecahan solusi atas permasalahan yang ada di tubuh umat saat ini.
Sebuah gerakan yang belum tampak kontribusinya emang sangatlah sulit mendapat
perhatian dari pihak lain. Ini lah namanya perjuangan.
Semua akan diakui dan dibutuhkan ketika
yang membutuhkan tersebut telah melihat apa yang telah dikerjakan. Mereka akan mengakui, Ketika
mereka telah melihat ada kontribusi tersendiri yang diberikan besar/kecil. Begitu memang awal dari sebuah
perjuangan, karena belum ada yang bisa diperlihatkan kepada bnyak orang. Dan juga Memang harus dipahami
juga, karena mungkin mereka mempunyai target dan sasaran yang lebih dijadikan
fokus. Maka istiqomahlah untuk
melakukan apa yang telah diyakini, bahwa sesungguhnya yg dikerjakannya itu akan
menjadi kontribusi besar kedepannya.
Meski harus mengerahkan segala kemampuan
dengan SDM dan SDA yg terbatas, haruslah tetap dinikmati perjuangan-perjuangan
tersebut. Karena orang-orang sebelum kita pun pasti ada
yang merasakannya. Menikmati kerja keras demi terwujudnya cita-cita di awal. Tidak
peduli lagi yang penting berkorban jiwa dan raga bahkan harta. Mencurahkan
segala pemikirannya ke sana meskipun hanya beberapa orang yang terlibat. Semua
dinikmati susah payah tersebut demi akhir yang manis.
Itulah konsekuensi awal perjuangan,
tanpa keberanggapan harus terus berjalan. Dengan bekal keyakinan bhw itu
merupakan sesuatu yg baik maka itu semua harus dijalankan. Buang semua
perasaan harus diperhatikan, harus dibantu, harus di support karena memang
belum banyak yang tahu tentang apa yg direncanakan, dan tidak mau tahu.
Ketidakingin tahuan mereka karena tadi ini bukan merupakan fokus dari kerjanya.
Berusaha sampai pada suatu
saat nanti ketika terus istiqomah, perjuangan tersebut akan memperlihatkan
hasil yang bisa dilihat banyak orang. Mereka akan merasakan kontribusi yang telah diberikan
dari gerakkan yang telah dibangun dari keterbatasan dahulu. Yang awalnya tidak dianggap
akan menjadi dianggap.
Hanya orang2 yang tertantang yang berani
mengambil tantangan ini. Dia yang bisa
mengoptimalkan segala kemampuan yang ada meskipun dalam kondisi keterbatasan. Dan berbekal keyakinan, ketekunan,
dan kesungguhanlah apa yang dilakukan itu akan menghasilkan buah yang bs
dilihat banyak orang. Buah yang
memberikan manfaat bagi sekelilingnya.
Ibarat ketika ingin menanam sebuah pohon
dan kita memiliki satu benih dari pohon tersebut. Akan tetapi masih banyak
orang yang belum mengetahui akan manfaat pohon tersebut nantinya. Sehingga membuat
mereka tidak mau turut ambil bagian untuk mendukung menumbuhkan pohon tersebut
yang dimulai dari sebuah benih. Meskipun begitu kita yang telah tahu bagaimana
pentingnya pohon ini untuk ditumbuhkan maka kita harus terus memiliki tekad
untuk menumbuhkannya. Tekad yang diiringi dengan usaha-usaha dalam menumbuhkan
pohon tersebut, meskipun hanya menggunakan SDM dan SDA yang seadanya. Ketika
yakin maka keterbatasan tersebut tidak bisa menghalangi kita untuk menumbuhkan
pohon tersebut. Perjuangan menumbuhkan pohon pun dimulai. Perawatan yang maksimal,
pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan pohon untuk tumbuh. Penjagaan dari makhluk
hidup pengganggu dan sebagainya. Sampai pohon itu benar-benar tumbuh seiring
berjalannya waktu. Pohon tumbuh menjadi pohon yang tambah oleh mata banyak
orang. Pohon yang tinggi, tegap dan pastinya menghasilkan buah. Buah yang
bermanfaat bagi sekitarnya bahkan buah yang bisa menolong makhluk lainnya.
Oleh karena itu, ketika memiliki sebuah
cita-cita, gagasan, harapan tinggi. Dan kita yakin akan hal tersebut maka jangan
pernah mundur untuk mewujudkannya. Meskipun itu hanya beberapa orang yang akan
mengerjakannya, yang akan berjuang bersama
YuP,
Jambi, 06 Nopember 2012
rengke....
BalasHapus